PAGARUYUNG itu ,tidak bisa di klaim oleh salah satu kelompok saja,
menurut bebera sumber menyatakan wilayah malaya pura di awal berdirinya ( Pagaruyung itu
menaungi 3 klan besar ,
1, Lingga indra giri membawahi 7 wilayah kerjaan
2, Renah sikalawi membawahi 4 wilayah kerajaan
3, Samudera pase
membawahi 5 wilayah kerajaan ,
siapapun yang mengaku sebagai pewaris tunggal Pagaruyung,
itu tidak akan pernah diakui oleh keseluruhan kelompok etnis Minangkabau,
karna kelompok etnis Minangkabau ini,
adalah peleburan dari para panglima yang sudah Islam ,
Terdiri dari 3 klan diatas ,
perintis peleburan ini,
adalah Pangulu Datuk Rakayan Endah,
atau marpatiah sipanjang Rambuik , dengan gelar Islam Sultan Mualim Sulaiman,
didampingi oleh maharajo indo/ Datuk indo
dan Datuk maharajo Bagindo/ Datuk Bagindo,
merekalah yang menegakkan Marawa basa di pinggir danau Singkarak ,
era Jambe Katapang / Jambak Katapang ,
inilah pelopor berdirinya kelompok masyarakat yang menamakan diri sebagai kelompok Minang kabau,
mungkin tuanku tidak tahu
Pengetian dari PAGARUYUNG,
itu harus setali dengan kata Rumah Gadang / Istano Basa ber Pagaruyung Ruyung ,
artinya istana yang dikelilingi oleh raja raja ,
tidak dipimpin oleh satu raja atau sultan,
melainkan dipimpin oleh banyak raja ,
baik para maharaja, bandaharo/ bendahara, dan para kabasaran yang terkenal sebagai ampek basa, plus satu ibu suri/ Bundo kanduang,
inilah mereka yang menjalankan induk persekutuan kerajaan kerajaan Malayo/ Malaya,
jadi Pagaruyung itu membawahi lebih dari 12 wilayah kerajaan ,
tiap wilayah ada raja nya 😁😁,
ingat Istano basa berpagaruyung itu ,
adalah pusat persekutuan kerajaan kerajaan Malayo/ Malaya,
berdiri di abad ke 13-14,
berakhir di awal abad ke 15,
dipinggir danau Singkarak , tepat era kepemimpinan panghulu Datuk Rangkayan Endah , era Malayo tigo Jurai ,
Jadi kalau ada yang mengaku sebagai yang dipertuan di Istano Pagaruyung setelah abad ke 16 keatas , itu tidak akan pernah di akui secara menyeluruh 🙏
No comments:
Post a Comment